06
Oct 2020
Print

WEBINAR SOIL FESTIVAL 2020

Written by Super User

webinar

Pada hari Minggu, 4 oktober 2020, telah terlaksana webminar Soil Festival 2020 pada pukul 13.00 - 16.00 via zoom. Kegiatan ini diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah (HMIT) IPB University. Webinar ini bertajuk  "Agricultural Business Development Strategies in The New Normal Era". Kegiatan ini dinarasumberi oleh Bapak Komarudin, S.E. M.Sc., dari Kepala Bagian  Pengelolaan Informasi Publik, Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Bapak Sofyan Adi Cahyono, S.P. dari Duta Petani Milenial Kemnterian Pertanian, dan Bapak Herry Nugraha, S.Si, M.M., dari CO Founder & Chief Growth @etaane.id, serta dipandu oleh Ibu Indri Hapsari. S.P., M.Si. selaku moderator.

webinar

Kegiatan ini dihadiri oleh 300 lebih mahasiswa dari IPB Univeristy, Universitas Padjajaran, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Padang, Universitas Muhamadiyah Malang, Universitas Muhamadiyah Surakarta, Universitas Hasanudin, Universitas Gajah Mada dan 20 perguruan tinggi lainnya. Kegiatan ini diawali oleh pembukaan oleh MC dilanjutkan dengan tilawah dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dibuka oleh Sekretaris Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Dr. Darmawan. Dan dilanjutkan oleh moderator untuk membuka sesi materi :

webinar

webinar

Herry Nugraha, S.Si, M.M., -Founder of etanee.id

Super Disruptor Covid-19 menyebabkan banyak start up dan bisnis gulung tikar. Perilaku konsumen berubah, maka direspon dengan produk, model operasional, dan model bisnis yg harus berubah. Tindakan yang harus dilakukan pelaku bisnis dalam menghadapi perubahan ini yaitu memahami kebiasaan baru konsumen, melakukan pivoting (merubah sedikit orientasi bisnis), dan melakukan transformasi digital. Konsumen semakin hati – hati untuk mengeluarkan uang. Industri secondary atau tersisier semakin tidak relevan. Masyarakat lebih memprioritaskan untuk membeli makanan sehari-hari. Kebutuhan pangan tetap tinggi dengan sistem pembelian online. Kebiasaan mengonsumsi makanan lebih sering dirumah, implikasinya dine in restoran lebih sedikit.

webinar

Sofyan Adi Cahyono, S.P.  -Duta Petani Millenial founder Sayur Organik Merbabu

Sektor pertanian merupakan sektor yang dapat tetap tumbuh dalam kondisi pandemi saat ini walaupun dibutuhkan kerja keras dan kerja ekstra. Realita di lapangan harga komoditas hortikultura anjlok sehingga menyebabkan petani merugi. Hal tersebut disebabkan oleh hukum pasar (menurunnya permintaan). Dari sisi supply, ketersediaan air meningkat, sehingga terjadi panen raya. Diawal pandemi perusahaan mengalami zero order. Pssb di beberapa wilayah menyebabkan pendistribusian menjadi terkendala. Sehingga terjadi penurunan omset yg drastis. Strategi yang harus dilakukan agar prospek usaha tani mengalami kenaikan saat pandemi yaitu menerapkan bisnis model kanvas, menguatkan kelembagaan petani, budidaya tanaman yg berkualitas dengan menerapkan sistem pertanian organik, branding dan packing produk, memilih segmentasi pasar yg tepat dengan piramida stratifikasi sosial, manajemen budidaya dan pola tanam untuk produksi yg berkelanjutan, menerapkan analisis usaha tani agar biaya produksi menjadi efisien, memasarkan produk secara online dan tetap tekun serta konsisten.

webinar

Komarudin, S.E. M.Sc., dari Kepala Bagian  Pengelolaan Informasi Publik, Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian

Perkembangan NTP dan NTUP Mei - Agustus mengalami peningkatan. Perkembangan ekspor pertanian Januari - Juli 2019 - 2020 mengalami peningkatan, yg menunjukkan kontribusi sektor pertanian yg begitu besar.Berkontribusi untuk Indonesia sebagai wirausaha pada sektor pertanian. Sektor pertanian terus bertumbuh secara opsitif. Usaha di bidang pertanian tidak harus pada bidang budidaya. Dari mulai on farm - off farm bisa ditingkatkan.

Setelah itu dilakukan sesi diskusi dengan peserta, pemberian cendra mata dan foto bersama. Kegiatan di akhiri dengan doa.

Penyelenggaran Webinar Soil Festival 2020 ini diharapkan dapat memberikan stimulus perkembangan pertanian di Indonesia khususnya dalam keadaan pandemic covid-19.