Bogor Agricultural University

DEPARTEMEN ILMU TANAH DAN SUMBERDAYA LAHAN

Fakultas Pertanian - Institut Pertanian Bogor

Tuesday September 19, 2017
Home
  • Register

Choose Language

Indonesian English

Articles

Print
Email
Category: Frontpage

Magelang, Selasa (27/3/12). Ir. Kamir R.Brata, MSc. peneliti dari Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) terus menggalakkan manfaat Lubang Resapan Biopori (LRB). Kali ini Kamir R. Brata didampingi Gubernur Akademi Militer (Akmil), Mayor Jendral Bachtiar, SIP di hadapan pejabat dan prajurit di komplek Akademi Militer Magelang kembali mensosialisasikan manfaat Lubang Resapan Biopori.

Magelang, Selasa (27/3/12). Ir. Kamir R.Brata, MSc. peneliti dari Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) terus menggalakkan manfaat Lubang Resapan Biopori (LRB). Kali ini Kamir R. Brata didampingi Gubernur Akademi Militer (Akmil), Mayor Jendral Bachtiar, SIP di hadapan pejabat dan prajurit di komplek Akademi Militer Magelang kembali mensosialisasikan manfaat Lubang Resapan Biopori.

Lubang berdiameter 10 cm dengan kedalaman 100 cm bukan hanya untuk meresapkan air ke tanah tetapi bermanfaat untuk memanfaatkan sampah organik untuk makanan organisme di dalam tanah yang dapat menciptakan biopori untuk memperlancar peresapan air hujan ke dalam tanah. Menurut Kamir R.Brata, manfaat lainnya adalah mempermudah pelaksanaan penanganan sampah dengan 3 R (reduce, reuse, dan recycle) di tempat terdekat dengan sumbernya, sehingga tidak memerlukan pengangkutan dan tempat pembuangan ke tempat lain. Dengan demikian tidak perlu adanya penumpukan sampah di permukaan tanah.

Sampah organik yang dihasilkan setiap rumah tangga dimasukkan ke dalam tanah segera dimanfaatkan keaneka-ragaman hayati dalam tanah, yang dapat mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2 dan metan). Sampah tidak lapuknya dapat mempermudah para pemulung untuk didaur ulang. Air hujan yang cepat meresap ke dalam tanah sebagai simpanan air untuk menjamin ketersediaan air di musim kemarau. Bila setiap manusia yang memerlukan air dan menghasilkan sampah mau melakukan pemanfaatan air hujan dan sampahnya di kaplingnya masing-masing; maka bumi tidak akan terlalu haus seperti dipesankan pada peringatan Hari Air Dunia 22 Maret lalu, tetapi juga bumi tidak akan lapar. Kenekaragaman hayati di dalam tanah cukup air dan makanan sehingga terus bekerja secara sinergis dengan keanekaragaman hayati di atas muka tanah.

Semoga pada peringatan Hari Bumi 22 April nanti akan membawa kesadaran baru bagi manusia penghuni bumi ini berbuat nyata di tempatnya. Hal ini disampaikan Kamir R.Brata dalam presentasinya di hadapan ratusan Prajurit TNI Angkatan Darat pada keluarga besar kesatuan Akademi Militer. Sosialisasi manfaat LRB ini akan berlangsung selama tiga hari, Selasa 27/3 di Gedung Sudirman Panca Arga 1 dan Rabu 28/3 di Akademi Militer, Kamis 29//3 di Komplek Perumahan Panca Arga Magelang, Jawa Tengah. Selain itu dalam rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Persit Kartika Chandra Kirana pengurus cabang Berdiri Sendiri Akmil juga melakukan kegiatan lain seperti lomba balita sehat dan pendidikan usia dini antar cabang sejajaran Cabang BS Akmil. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Akmil menandaskan bahwa kerusakan alam telah berlangsung terus-menerus, seperti penebangan hutan yang tidak dibarengi penanaman kembali. Jika ada penghijauan atau penanaman pohon pun biasanya hanya bersifat seremonial belaka, sangat sedikit sekali yang benar-benar melaksanakan penghijauan dengan baik. ”Di lingkungan Akmil ini setiap hari menghasilkan 600 karung sampah organik yang kita buang. Sekarang kita sedang merancang teknik pengolahan sampah-sampah kita sendiri. Untuk memaksimalkan rencana menyelesaikan sampah ini, kita sekarang mengundang Bapak Kamir R.Brata untuk membantu kita dengan teknologi LRB, ” jelasnya.

enter

Sumber: Berita IPB

Baca Juga:

http://www.bisnis.com/articles/pembuatan-lubang-resapan-biopori-digalakkan

http://edukasi.kompas.com/read/2012/03/27/12163212/Sosialisasi.Lubang.Resapan.Biopori.di.Akmil.Magelang